Supernova #4:Partikel by Dee (Dewi Lestari)

partikel

Judul : Supernova;Partikel
Penulis :Dee (Dewi Lestari)
Penerbit :PT Bentang Pustaka
Tahun Terbit :2012
Tebal : 500 hlm

4/5
“Akhirnya kumengerti betapa rumitnya konstruksi batin manusia.Betapa sukarnya manusia menganggalkan bias,menarik batas antara masa lalu dan masa sekarang.Aku kini percaya,manusia dirancang untuk terluka.”(p 264)
Zarah Amala dibesarkan dengan cara yang unik oleh Ayahnya,Firas.Zarah memiliki sudut pandang yang berbeda tentang hidup.Ia memandang hidup sebagai suatu perjudian,di mana ia mempertaruhkan satu per satu keping kepercayaannya.Firas Sang Ayah yang ia kagumi pergi meninggalkannya dan Hara adiknya serta Aisyah Ibunya.Sejak hari itu,pencarian Zarah telah resmi dimulai.Pencariannya membawanya jauh hingga ke Tanjung Puting Kalimantan dan sampai pada akhirnya perkenalanannya dengan orang-orang baru menuntun hidupnya hingga ke London.Ketika ia tiba di suatu titik dalam kehidupannya di saat semua keping kepercayaannya telah habis ia perjudikan namun ia tetap tidak mendapatkan apa-apa,di saat itulah justru ia menemukan titik terang terhadap pencariannya.Tapi,ia yakin bahwa pelariannya masih belum berakhir.Nun jauh di Bandung,Elektra dan Bodhi bertemu.

Seperti biasa, Dee mampu menyajikan ramuan emosi dengan indah dan jujur.Pengkhianatan dalam persahabatan,sakitnya rasa kehilangan keluarga,dan pahitnya perselingkuhan dalam kisah cinta sederhana dijabarkan dengan apik seperti biasa dalam Partikel.
Topik yang diangkat Dee kali ini agak berbeda dibanding Akar dan Petir walaupun intinya masih sama-sama tentang pencarian jati diri tokoh utamanya.Dee menyuguhi pembaca suatu karya fiksi ilmiah yang mengupas topik segar tentang enteogen dan teori-teori awal mula kehidupan.
Banyak sekali pengetahuan baru yang saya dapatkan setelah membaca Partikel.Saya mengacungkan jempol untuk tekat Dee dalam melakukan riset untuk buku ini!

Bahasa yang digunakan Dee agak berat,penuh kosakata asing dan kata-kata ilmiah.Akan jauh lebih membantu apabila penerbit menyertakan glossarium di belakang hard copy.Tapi sebenarnya,para pembaca setia karya-karya Dee sudah seharusnya terbiasa dengan gaya bahasanya yang ‘berat’ tersebut.

Sekian dulu ulasan yang dapat saya tulis.Semoga bermanfaat!Buku ini mendapat empat bintang dari lima yang saya punya!!

Advertisements

2 comments

  1. arip · March 4, 2015

    Selalu suka sama tiap topik yg diangkat dalam seri Supernova, kali ini soal isu enviromentalisme.
    Ga nyangka juga ternyata dari hanya sekedar jamur, Teh Dee ini menghadirkannya menjadi sesuatu yg luar biasa.

    Kayaknya cuma seri pertama yg nampilin footnote, dan emang sangat dibutuhin, itu pun saya masih ga ngerti. Untuk seri selanjutnya sih sebenernya ga terlalu bikin pusing.

    Like

    • joanexlibris · March 9, 2015

      Iya sih,kak,yang ksatria putri sama bintang jatuh emang bikin pusing,bahasanya ampun,tapi gitu-gitu juga masih saya baca hehe.Makasih udah mampir ya kak,kebetulan banget nih sama-sama fansnya Mbak Dee.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s