2014 Top 10 Books

2014 top 10 books
“Hey-ho,Heyho!!!” 2015 is already coming!It’s time to say good bye to 2014!There are lots of fun during this awesome year and of course also abundance of wonderful books which always accompanying me during these last 12 months!I break my reading record this year!Horaaayyyy!!!Candies for my friendly school’s librarians who’ve never complained about my book-addiction at all!!!Because of their kindness by letting me lend more than 2 books a week ( that’s the normal limit in my school library),this year I have read 50 books!!YAY!*screaming*I hope can increase that number next year.But, I’m quite satisfied this time!I want to celebrate this special record by sharing my experiences and my journeys throughout the pages of the books( I’ve told you that I spend most of my life folded between the pages of books xD) with you all in this end of the year!

From those 50 books I’ve read from January ’till this December,I have placed top 10 books in my bookshelf and I plan to write each of them a review next time.Now,I don’t want to critizing or giving compliments to those top ten books one by one,I’m just want to mention it and write a sentence that encompassed my opinions and feelings about that book.Remember,this rate is just by MY OWN OPINION ON BOOKS I’VE READ IN 2014.I hope this can be useful for all of you…

So the top ten books of 2014 are…… *drumrolls*…..

1.The Night Circus by Erin Morgenstern!!!!
This book is a must read one!Magical,Erin’s imagination really successfully helped me to escape my boring world!

5/5 stars

5/5 stars


2.The Cuckoo’s Calling by Robert Galbraith a.k.a J.K.Rowling
Hollycheeseballs!!!Rowling’s officially being my favourite international author!!The Cucko’s Calling is full of beauty and mystery and everything that makes me ought to take a deep breath!
Breath-taking!

Breath-taking!


3.Supernova: Petir by Dewi Lestari
A really honest and simple point of view about life..
Honest yet striking!

Honest yet striking!


For those who haven’t read the review clik on this sentence
4.The Casual Vacancy by J.K Rowling
Complicated and encompassed our life,our reality,our political issues!
Two thums up!

Two thums up!


5.Looking For Alaska by John Green

It simply touched me!John Green knows how life works!
Touching,inspiring!

Touching,inspiring!


6.The Mortal Instrument:City Of Ashes by Cassandra Clare
It’s thrilling and dark!I’d love to live in TMI world!
I lend this book from my best friend and now I regret why I didn't buy it for my own collection!

I lend this book from my best friend and now I regret why I didn’t buy it for my own collection!


7.Anne Of Green Gables series by Lucy M Montgomery
I read these books in my Junior High’s library before my national exams in Junior High,I read really fast because I realize that I have to finished them before I graduated from junior high!
Classic yet hear-warming!I love Anne!The second world most imaginative girl after Alice!heheh!

Classic yet hear-warming!I love Anne!The second world most imaginative girl after Alice!heheh!


8.The Secret Garden by Frances Hodgson Burnett
Well,#tbh I’ve read this book three times and never get bored of it,the best classic lit I’ve ever read so far!
A Classic and full of hope eternal story!

A Classic and full of hope eternal story!


9.Edensor by Andrea Hirata
Full of adventure and wonderful places!
I read this when I was in the Junior High too!

I read this when I was in the Junior High too!


10.Last but not least… Supernova:Akar by Dewi Lestari

Speechless,a combination of Edensor and Petir!
Just wait for the review ya!

Just wait for the review ya!


Okay,so this is all..keep on reading!!I’m planning to post my 2015 reading challenge,any ideas?

Muach..muach….muach,thanks to be a loyal reader for my small blog and trivias for almost a year!Butterbeer for everyone!!!!!!!! *me:dancing gratefully,and screaming :”new year is coming!Happy New Year everybody!!!!!”*

Supernova: Petir -Dewi Lestari

Sudah lama sekali rasanya sejak saya terakhir kali menulis sebuah resensi di blog ini.Bukannya karena saya tidak lagi membaca buku namun lebih karena kesibukan saya yang membuat saya semakin jarang memiliki waktu untuk menulis sebuah resensi.Padahal menulis resensi sebenarnya sangat menguntungkan bagi saya karena mampu menghidupkan kembali perasaan dan suasana yang timbul dalam hati saya ketika membaca sebuah buku cerita.Jadi di penghujung tahun ini saya meluangkan sedikit waktu saya (memaksakan lebih tepatnya) untuk menulis lagi sebuah resensi buku yang menurut saya benar-benar luar biasa dan entah bagaimana buku ini telah ‘menyentuh’ kehidupan saya.Saya telah membaca ratusan buku sejauh ini namun hanya ada beberapa buku saja yang terasa istimewa dan mampu menyentuh jiwa saya pada saat membacanya,buku berjudul ‘Petir’ yang merupakan serial ketiga dari Supernova karya Dewi Lestari ini termasuk salah satu dari segelintir buku-buku istimewa tersebut.Ohya saya juga harus menginformasikan bahwa saya membaca buku ‘Petir ‘ ini lebih dulu daripada buku ‘Akar’ yang merupakan serial kedua Supernova,sebelum ini saya telah menuliskan resensi dari serial pertama Supernova,bagi kalian yang belum pernah membacanya silahkan klik di sini.Selanjutnya,kita langsung mulai saja yĆ aa…

image

Petir-Dewi Lestari

“Segalanya memang tak lagi sama.Untuk pertama kalinya Watti berhadapan dengan situasi yang tak bisa ia antisipasi,bahwa akan tiba saatnya orang berhenti menilaimu dari wujud fisik,melainkan dari apa yang kau lakukan.”

Kisah dimulai dengan Ruben dan Dimas (baca Supernova Ksatria,Putri,dan Bintang Jatuh)yang hendak merayakan hari jadi mereka.Hubungan mereka sempat memanas,kemudian datang pesan dari Gio yang mengatakan bahwa Diva Anastasia menghilang dalam ekspedisi di Tambopata (baca Akar)
Kisah kemudian bergulir dan berpindah kepada Elektra,di sini penulis memperkenalkan salah satu tokoh barunya yang nantinya disebut sang ‘petir’.Mass lalu Elektra dirangkum dalam sebuah jeda percakapan antara Elektra dan seorang sales,luar biasa bukan?Inilah ciri khas Dewi Lestari dalam menguraikan kisah-kisahnya.Elektra adalah seorang keturunan tionghua yang tinggal di Bandung di sebuah rumah belanda bernama Eleanor bersama kakaknya Watti dan ayahnya yang dipanggil Dedi.Ayahnya adalah seorang tukang listrik.Sejak kecil Watti dan Elektra dicemplungkan ke sekolah negeri.Di lingkungan keluarga besar mereka dikucilkan para saudara karena mereka berbeda dalam banyak hal seperti tidak bisa menyanyi lagu mandarin,tidak saling memanggil ‘cici’ dan ‘mei mei ‘ satu sama lain ,Dan lain-lain.Di sekolahpun mereka juga harus menyesuaikan diri.Singkat cerita,Watti yang berwajah cantik menikah dengan seorang pribumi kaya yang biasa dipanggil Kang Atam setelah sebelumnya menjual iman kristennya terlebih dulu karena keluarga Atam ingin menantunya memeluk islam.
“Pindah agama itu cuma seperti pindah tegangan,yang surganya dulu jadi neraka,nerakanya dulu sekarang jadi surga.”-Elektra
Saya sekali lagi mengatakan bahwa saya sangat menyukai penuturan Dee dalam menyinggung masalah SARA yang selama ini kerap dihindari banyak penulis.Penuturannya terasa sangat jujur,tidak menutup-nutupi kenyataan,lugas,bijak,dan tidak diskriminatif.Oke back to topic…
Setelah Watti menikah,Dedi meninggal dunia,maka tinggalah Elektra seorang diri dalam Eleanor yang terpuruk.Elektra menyukai petir dan bisa menyetrum orang.Ia menjadi pengangguran selama beberapa lama dan terus hidup dalam keterpurukan sampai akhirnya ia bertemu dengan Ibu Sati-seorang instruktur yoga.Hidup Elektra bergulir dengan cepat setelahnya,ia menemukan dirinya terjerumus dalam cinta pada dunia teknologi lalu bersama dengan Mpret alias Toni,Mi’un,dan teman-temannya ia menyulap Eleanor menjadi Elektra Pop–sebuah zona dengan warnet,rental PS,karaoke,dan lain-lain.Hidupnya berubah,keuangannya maju pesat dan potensi besar dalam dirinya makin menjadi.Tubuh Elektra ternyata mampu mengalirkan dan mengendalikan listrik.Ia menjalani latihan teratur sampai akhirnya mampu melakukan pengobatan dengan listrik.Beberapa kali ia berkonflik dengan Mpret alias Toni -kawan kerjanya yang ternyata diam-diam memendam rasa sayang pada Elektra.Di akhir cerita,muncul tokoh Bong dari serial Akar.Bong yang ternyata adalah sepupu Mpret meminta Elektra untuk menolong seseorang yang tidak mau saya sebut namanya di sini karena nanti tidak seru jadinya.Dan buku ini pun berakhir di sana,tepat di titik temu pertama antara tokoh-tokoh yang diciptakan Dewi dalam serial-serial terpisah Supernova.
Walaupun sudah banyak saya bocorkan ceritanya,saya rasa buku ini masih harus kalian masukan dalam reading list bulan ini,HARUS!
Kekurangan dari buku ini hanyalah penyusunan alurnya yang agak lompat-lompat membingungkan serta penggambaran watak dan ciri fisik tokoh sampingan yang kurang jelas,sisanya sih oke oke aja,very worth to read pokoknya!!

empat setengah bintang dari saya untuk buku ini!