The Cuckoo’s Calling-Robert Galbraith (Review)

I give 4 stars from 5 stars for this book!

I give 4 stars from 5 stars for this book!

Judul :The Cuckoo’s Calling,Dekut Burung Kukuk
Penulis :Robert Galbraith aka J.K Rowling
Penerbit :PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit :terbitan pertama 2014
Alih bahasa :Siska Yuanita dan M.Aan Mansyur
Desain sampul :Marcel A.W.
ISBN :978-602-03-0062-7
Tebal buku :520 halaman

Kenapa kau lahir saat salju membuat langit bungkuk?
andai saja kau tiba ketika musim dekut burung kukuk,
atau saat buah-buah anggur di tandan meranum hijau,
atau,setidaknya,saat kawanan burung camar berkicau,
sehabis ,menempuh perjalanan jauh yang ganas
menyelamatkan diri dari serangan musim panas.

Kenapa kau mati saat bulu-bulu domba dipangkas?
andai saja kau pergi ketika buah-buah apel ranggas,
atau saat gerombolan belalang berubah jadi masalah,
dan lahan gandum semata hamparan jerami basah,
dan napas angin berembus sangat berat
sebab semua hal indah tiba-tiba sekarat.

Christina G.Rossetti,A Dirge/Sebuah ratapan


Sebuah puisi sendu itulah yang menyambutku saat membuka halaman pertama novel kriminal bestseller ini.Sudah merupakan ciri khas Rowling untuk mengutip puisi-puisi terkenal dari novel-novel klasik lainnya pada awal dan akhir setiap sub-bab cerita.Saya sendiri merupakan salah satu penggemar berat Rowling sehingga jika seandainya dalam novel ini tidak dituliskan bahwa Robert Galbraith adalah nama alias si penulis kondang serial Harry Potterpun,saya jujur saja langsung bisa tahu dari gaya bahasanya yang khas.Dalam novelnya yang kali ini,Rowling mengutip buku Virgil untuk tiap awalan sub-bab ceritanya.Saya pada awalnya menjatuhkan pilihan pada buku ini karena covernya,sampulnya yang berwarna nila mewah itu menarik perhatian saya.Memang sih orang bilang ‘don’t judge a book by its cover’ tapi bagaimanapun,sedikit atau banyak,cover pasti juga menentukan pilihan kita saat melihat sekilas tumpukan buku di bookstore,kan?(ngaku ajalah).Nah tapi ternyata pilihan saya tidak salah lhoo,novel ini merupakan novel kriminal pertama Rowling yang langsung mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat internasional.Hal itu tidaklah mengherankan bagi saya sebab menurut saya novel ini memang benar-benar luar biasa!
Dalam novel ini,Rowling memperkenalkan jagoan barunya;si detektif partikelir yang bernama Cormoran Strike dengan sentuhan ajaib.Kisah misteri ini diawali dengan epilog latar belakang kasus kematian seorang supermodel.Lula Landry,sang supermodel ditemukan jatuh dari ketinggian balkon flat mewahnya di jalanan London yang bersalju.Cerita kemudian dilanjutkan dengan perkenalan tokoh sampingan terlebih dulu,yakni Robin Ellacott yang nantinya akan menjadi sekretaris sang detektif partikelir.Rowling sukses membuat saya jatuh cinta pada kedua tokoh utama ciptaannya.Robin digambarkan sebagai seorang wanita muda seksi yang cerdas dan baru saja bertunangan.Sementara itu,Strike sang detektif digambarkan sebagai seorang veteran perang di Afganishtan yang memiliki luka fisik dan batin.Kondisi kehidupan Strike saat bertemu dengan Robin untuk pertama kalinya sedang kisruh.Ia baru saja berpisah dengan tunangannya,Charlotte,satu kakinya baru saja diamputasi akibat ledakan bom saat ia masih tergabung dalam angkatan darat Inggris di Afganishtan,kondisi keuangannya kacau sampai-sampai ia harus tidur di kantornya.Berbeda dengan tokoh detektif yang biasanya sempurna dalam segala hal,Cormoran Strike justru memiliki banyak sekali kekurangan,namun justru hal itulah yang membuat sosok Strike ini tampil menarik.Masa kecil Strikepun juga kelam.
Nah,di tengah-tengah kekisruhan hidupnya ini,tiba-tiba kakak lelaki tiri Lula Landry (sang supermodel yang baru terjatuh) datang ke kantor Strike dan memintanya menyelidiki kasus kematian adiknya.John Bristow,sang kakak tidak percaya jika adiknya bunuh diri.Ia bersikeras bahwa seseorang pasti telah mendorong tubuh sang adik dari atas flat.Karena kasus ini memberi kelonggaran pada keuangan Strike yang sedang kacau,maka Strike memutuskan untuk menerima kontraknya walaupun pada mulanya ia sendiri yakin bahwa Lula benar-benar bunuh diri.Kisah dilanjutkan dengan berbagai penyelidikan yang dilakukan Strike dan Robin dengan cara-cara janggal,yang jarang ditemukan pada novel-novel detektif lain.Misalnya saja,Strike mendapat banyak informasi (yang pada bagian ending cerita nanti membantunya mengambil kesimpulan)hanya dengan menyuruh Robin mengooglenya lewat komputer!Sungguh luar biasa,bagi saya novel ini adalah novel kriminal abad 21,bukan seperti Sherlock Holmes atau Agatha Cristie yang _well jujur saja sudah agak ketinggalan jaman hehe ;).Proses penyelidikan yang dilakukan Strike membawanya berkeliling kota London.Kita dihanyutkan oleh seting cerita yang atmosfernya begitu pekat.Kisah yang mengalir menggiring kita ke jalanan Mayfair yang sunyi dan mewah,ke bar-bar suram di East End,ke Uzi dan Vasthi yang keren,Soho yang riuh,hingga bahkan menikmati kehidupan kaum multi jutawan Inggris.Tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerita kebanyakan berasal dari kalangan papan atas seperti misalnya,Ciara Porter sang supermodel (kawan Lula),Effan Duffield yang merupakan kekasih Lula sekaligus selebriti,Guy Some sang desainer pakaian Lula,pasangan Bestigui,keluarga Landry yang merupakan pengacara,dan masih banyak lagi.Di tengah-tengah proses penyelidikan,Rowling juga menyelip kisah-kisah tentang masalah kehidupan pribadi Strike dan Robin serta beberapa tokoh selebriti lainnya yang secara keseluruhan semakin menjadikan kisah ini menarik dan indah.Cara-cara penyelidikan yang tidak masuk akal membuat Strike sering diremehkan berbagai pihak dalam cerita,bahkan saya sebagai pembaca sempat meragukan keprofesionalannya,namun penyelesaian dari kisah ini benar-benar luar biasa mengejutkan dan berhasil mematahkan keraguan saya yang semula!Kisah-kisah kriminal memang selalu berakhir dengan ditangkapnya sang penjahat yang samasekali tidak terduga,begitu pula yang kali ini.saya sudah berkali-kali membaca novel detektif,namun masih terkejut juga dengan yang ini!Dipungkasan kisah dijelaskan pula berbagai pemikiran Strike yang didukung data-data yang didapatnya dari proses penyelidikan yang sudah ditulis di depan,yang pada akhirnya menuntunnya pada kebenaran.Kebenaran yang kelam dan membahayakan nyawanya.Ohya,satu lagi,Lula Landry biasa dipanggil Cuckoo oleh teman-teman dekatnya,saya rasa dari sanalah judul novel ini lahir. : )
Tapi,bagaimanapun juga,tak ada gading yang tak retak,tak ada karya manusia yang sempurna.Satu-satunya kekurangan dari buku ini hanyalah banyaknya penggunaan beberapa istilah yang cukup sulit dan jarang didengar,namun tanpa disertai glosarium!Bagi orang yang sudah sering membaca dan berpengetahuan luas memang hal itu tidak menjadi masalah,namun tanpa bermaksud merendahkan, saya kira kesulitan akan dirasakan oleh para pembaca yang masih awam.Saya beri contoh saja kata tibia
yang kerap digunakan dalam novel ini.Tibia berarti tulang paha,seorang pelajar SMP atau SMA memang pasti memahaminya dan akrab sekali dengannya,tapi bagaimana dengan pembaca dari kalangan lainnya?Terlepas dari hal ini,novel ini benar-benar bagus deh!Two thumbs up!Very reccomended!!!Sebenarnya saya ingin membahas sedikit tentang ending ceritanya,tapi karena terlalu seru saya jadi sayang untuk membocorkannya,lebih baik kalian baca sendiri saja,deh!I swear,you won’t regret it!
Saya sangat menyukai sebuah puisi yang menutup kisah ini,berikut kutuliskan ulang untuk kalian para pembaca;

Aku tak mampu rehat dari petualangan:
aku mau meneguk tuntas hidup hingga tandas
sampai ampas;seluruh waktu telah kunikmati
sehikmat-hikmatnya,telah melukaiku secuka-cukanya
baik ketika bersama mereka yang kucintai,
atau saat aku sendiri menemani diri;
Di landai pantai,gugus bintang Hydes berjatuhan bagai hujan petir
menyalakan samar hampar lautan:
aku menjelma sebaris nama…

Sudahlah,singkatnya novel ini indah,mewah,dan gelap,dan menawan!I give four stars from five!
*NB:i’m waiting for Silkworm,the second book of The Cuckoo’s Calling!!!!!!!!awwwww!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s