What’s Your Writing Routine?

ugh i hope i can have a routine

songoftheseagod

Do you have a routine for writing? A way of doing it which has become habit and which you know will get the best out of you? I was thinking about this having read a recent article on the subject.

Many famous writers seem to have these habits. I think the reason is that, to write a novel you need to get your backside on the chair and your fingers on the keyboard – regularly and for long periods of time, just to get the work done. I know only too well that novels don’t write themselves.

Murakami_Haruki_(2009)Here’s what the brilliant Japanese novelist Haruki Murakami had to say on the subject in an interview:

“When I’m in writing mode for a novel, I get up at four a.m. and work for five to six hours. In the afternoon, I run for ten kilometers or swim for fifteen hundred meters (or do…

View original post 820 more words

The Hunger Games-Suzanne Collins(Review)

Image

 

Judul                    :The Hunger Games

Penulis                 :Suzanne Collins

Penerbit               :PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit         :cetakan keempat;April 2012

Alih bahasa         :Hetih Rusli                                             

Tebal buku          :408 hlm

ISBN                     :978-979-22-5075-6

Dengan berseting masa depan,novel ini mengalir secara seru,berani,dan romatis.Amerika Utara sudah musnah,di bekasnya berdirilah sebuah negara kekuasaan baru yang disebut Panem.Panem dikuasai oleh penguasa tunggalnya yakni Presiden Snow.Pusat Panem adalah Capitol yang dikelilingi oleh 12 distrik.Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol,maka setiap tahun setiap distrik diharuskan untuk mengirim seorang anak perempuan dan lelaki untuk bertarung,bunuh -membunuh di suatu arena yang sudah disediakan.Pertarungan tersebut ditayangkan di televisi di seantero Panem dalam acara yang disebut The Hunger Games.Tujuannya hanya satu,yakni untuk menunjukan bahwa tidak ada distrik yang dapat mengalahkan Capitol.

Dua puluh empat peserta

Hanya ada satu pemenang yang hidup

Kisah dimulai ketika Katniss  Everdeen-seorang gadis 16 tahun dari distrik 12-mengajukan diri untuk menggantikan adik perempuannya yang  terpilih untuk mengikuti The Hunger Games.Katniss berangkat bersama seorang lelaki anak tukang roti yang dulu pernah menyelamatkan nyawanya dari kelaparan.Cerita menjadi semakin rumit ketika rasa cinta mulai tumbuh diantara mereka-mereka yang sebenarnya diharuskan untuk saling membunuh.

Kreativitas penulis dalam menggambarkan keadaan dan proses berjalannya pertarungan benar-benar sukses membuat saya rela begadang semalaman demi menyelesaikannya.Saya bahkan membaca ulang novel ini hingga-entah berapa kali.Akhir dari pertandingan itu tidak akan pernah dilupakan dalam sejarah Panem dan bahkan akhirnya menimbulkan suatu revolusi,suatu pemberontakan negeri yang nantinya akan dilanjutkan pada sekuel kedua buku ini,yakni Catching Fire.

Saya yakin sudah banyak di antara pembaca yang telah menonton film hasil adaptasi novel ini.Untuk mengembangkan budaya membaca,marilah kita mulai giat membaca novel-novel yang sudah kita lihat filmnya.Memang inti ceritanya sama,namun tetap saja dengan membaca imajinasi kita akan lebih berkembang dibandingkan hanya menonton film saja.Sebagai permulaan,The Hunger Games benar-benar patut dicoba.

Berikut akan saya bahas sedikit karakter-karakter dalam The Hunger Games:

  1. Katniss Everdeen

Image

Gadis pemberani yang menjadi peran utama ini digambarkan sebagai sosok yang pemberontak,nekat,cerdas,dan tidak romantis.Walau begitu,Katniss sangat menyayangi orang-orang yang dekat dengannya sehingga rela melakukan apa saja demi mereka.Karena sifatnya itulah ia rela menggantikan adiknya mengikuti The Hunger Games yang mematikan.

  1. Peeta Mellark

Image

Anak tukang roti yang sangat mencintai Katniss.Tokoh ini digambarkan sebagai sosok yang ramah dan romantis.

  1. Effie Trinket

Image

Penduduk Capitol yang bertugas pada hari pemilihan di distrik 12.Seperti penduduk Capitol yang lain,dandanannya eksentrik dan agak norak,namun hatinya sebenarnya baik.

  1. Presiden Snow

Presiden Panem yang ingin membunuh Katniss karena pemberontakannya di arena.Inilah sang tokoh antagonis-setidaknya dalam sekuel pertama novel ini.*maaf saya belum buat gif nya;;)*

                Walau sudah menjadi buku bestseller  internasional,bukan berarti buku ini tidak memiliki kekurangan.Penggambaran tokoh-tokoh sampingan kurang jelas,misalnya untuk Cinna dan Portia sang desainer,atau tentang almarhum ayah Katniss.Selain itu,buku ini juga tidak dilengkapi dengan daftar isi sehingga menyulitkan pembaca yang ingin membaca sub-bab tertentu saja.

            Terlepas dari itu,buku ini sangat menarik dan seru.Sangat layak untuk dinikmati!Ada banyak kutipan-kutipan yang saya sukai,di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Semoga keberuntungan menyertaimu selalu!-Effie Trinket(hlm 28)
  2. Selama kau bisa menemukan dirimu,kau tak akan kelaparan!-almarhum ayah Katniss(hlm 63)
  3. Aku tidak cantik.Aku tidak mempesona.Aku membara seperti matahari.-Katniss Everdeen (hlm 136)
  4. Di sini mimpi-mimpimu indah dan esok akan menjadikannya nyata.Disini aku membuatmu merasakan cinta.-Katniss Everdeen (hlm 260)
  5. Aku tidak tahu,aku hanya tidak bisa membayangkan hidup tanpa dia…-Katniss Everdeen(hlm402)

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan,buku ini mendapat lima bintang dari yang kupunya!Selamat membaca!

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

 

Oh,ya bagi yang punya akun tumblr,silahkan follow saya di sini

Thanks! 

The Cuckoo’s Calling-Robert Galbraith (Review)

I give 4 stars from 5 stars for this book!

I give 4 stars from 5 stars for this book!

Judul :The Cuckoo’s Calling,Dekut Burung Kukuk
Penulis :Robert Galbraith aka J.K Rowling
Penerbit :PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit :terbitan pertama 2014
Alih bahasa :Siska Yuanita dan M.Aan Mansyur
Desain sampul :Marcel A.W.
ISBN :978-602-03-0062-7
Tebal buku :520 halaman

Kenapa kau lahir saat salju membuat langit bungkuk?
andai saja kau tiba ketika musim dekut burung kukuk,
atau saat buah-buah anggur di tandan meranum hijau,
atau,setidaknya,saat kawanan burung camar berkicau,
sehabis ,menempuh perjalanan jauh yang ganas
menyelamatkan diri dari serangan musim panas.

Kenapa kau mati saat bulu-bulu domba dipangkas?
andai saja kau pergi ketika buah-buah apel ranggas,
atau saat gerombolan belalang berubah jadi masalah,
dan lahan gandum semata hamparan jerami basah,
dan napas angin berembus sangat berat
sebab semua hal indah tiba-tiba sekarat.

Christina G.Rossetti,A Dirge/Sebuah ratapan


Sebuah puisi sendu itulah yang menyambutku saat membuka halaman pertama novel kriminal bestseller ini.Sudah merupakan ciri khas Rowling untuk mengutip puisi-puisi terkenal dari novel-novel klasik lainnya pada awal dan akhir setiap sub-bab cerita.Saya sendiri merupakan salah satu penggemar berat Rowling sehingga jika seandainya dalam novel ini tidak dituliskan bahwa Robert Galbraith adalah nama alias si penulis kondang serial Harry Potterpun,saya jujur saja langsung bisa tahu dari gaya bahasanya yang khas.Dalam novelnya yang kali ini,Rowling mengutip buku Virgil untuk tiap awalan sub-bab ceritanya.Saya pada awalnya menjatuhkan pilihan pada buku ini karena covernya,sampulnya yang berwarna nila mewah itu menarik perhatian saya.Memang sih orang bilang ‘don’t judge a book by its cover’ tapi bagaimanapun,sedikit atau banyak,cover pasti juga menentukan pilihan kita saat melihat sekilas tumpukan buku di bookstore,kan?(ngaku ajalah).Nah tapi ternyata pilihan saya tidak salah lhoo,novel ini merupakan novel kriminal pertama Rowling yang langsung mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat internasional.Hal itu tidaklah mengherankan bagi saya sebab menurut saya novel ini memang benar-benar luar biasa!
Dalam novel ini,Rowling memperkenalkan jagoan barunya;si detektif partikelir yang bernama Cormoran Strike dengan sentuhan ajaib.Kisah misteri ini diawali dengan epilog latar belakang kasus kematian seorang supermodel.Lula Landry,sang supermodel ditemukan jatuh dari ketinggian balkon flat mewahnya di jalanan London yang bersalju.Cerita kemudian dilanjutkan dengan perkenalan tokoh sampingan terlebih dulu,yakni Robin Ellacott yang nantinya akan menjadi sekretaris sang detektif partikelir.Rowling sukses membuat saya jatuh cinta pada kedua tokoh utama ciptaannya.Robin digambarkan sebagai seorang wanita muda seksi yang cerdas dan baru saja bertunangan.Sementara itu,Strike sang detektif digambarkan sebagai seorang veteran perang di Afganishtan yang memiliki luka fisik dan batin.Kondisi kehidupan Strike saat bertemu dengan Robin untuk pertama kalinya sedang kisruh.Ia baru saja berpisah dengan tunangannya,Charlotte,satu kakinya baru saja diamputasi akibat ledakan bom saat ia masih tergabung dalam angkatan darat Inggris di Afganishtan,kondisi keuangannya kacau sampai-sampai ia harus tidur di kantornya.Berbeda dengan tokoh detektif yang biasanya sempurna dalam segala hal,Cormoran Strike justru memiliki banyak sekali kekurangan,namun justru hal itulah yang membuat sosok Strike ini tampil menarik.Masa kecil Strikepun juga kelam.
Nah,di tengah-tengah kekisruhan hidupnya ini,tiba-tiba kakak lelaki tiri Lula Landry (sang supermodel yang baru terjatuh) datang ke kantor Strike dan memintanya menyelidiki kasus kematian adiknya.John Bristow,sang kakak tidak percaya jika adiknya bunuh diri.Ia bersikeras bahwa seseorang pasti telah mendorong tubuh sang adik dari atas flat.Karena kasus ini memberi kelonggaran pada keuangan Strike yang sedang kacau,maka Strike memutuskan untuk menerima kontraknya walaupun pada mulanya ia sendiri yakin bahwa Lula benar-benar bunuh diri.Kisah dilanjutkan dengan berbagai penyelidikan yang dilakukan Strike dan Robin dengan cara-cara janggal,yang jarang ditemukan pada novel-novel detektif lain.Misalnya saja,Strike mendapat banyak informasi (yang pada bagian ending cerita nanti membantunya mengambil kesimpulan)hanya dengan menyuruh Robin mengooglenya lewat komputer!Sungguh luar biasa,bagi saya novel ini adalah novel kriminal abad 21,bukan seperti Sherlock Holmes atau Agatha Cristie yang _well jujur saja sudah agak ketinggalan jaman hehe ;).Proses penyelidikan yang dilakukan Strike membawanya berkeliling kota London.Kita dihanyutkan oleh seting cerita yang atmosfernya begitu pekat.Kisah yang mengalir menggiring kita ke jalanan Mayfair yang sunyi dan mewah,ke bar-bar suram di East End,ke Uzi dan Vasthi yang keren,Soho yang riuh,hingga bahkan menikmati kehidupan kaum multi jutawan Inggris.Tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerita kebanyakan berasal dari kalangan papan atas seperti misalnya,Ciara Porter sang supermodel (kawan Lula),Effan Duffield yang merupakan kekasih Lula sekaligus selebriti,Guy Some sang desainer pakaian Lula,pasangan Bestigui,keluarga Landry yang merupakan pengacara,dan masih banyak lagi.Di tengah-tengah proses penyelidikan,Rowling juga menyelip kisah-kisah tentang masalah kehidupan pribadi Strike dan Robin serta beberapa tokoh selebriti lainnya yang secara keseluruhan semakin menjadikan kisah ini menarik dan indah.Cara-cara penyelidikan yang tidak masuk akal membuat Strike sering diremehkan berbagai pihak dalam cerita,bahkan saya sebagai pembaca sempat meragukan keprofesionalannya,namun penyelesaian dari kisah ini benar-benar luar biasa mengejutkan dan berhasil mematahkan keraguan saya yang semula!Kisah-kisah kriminal memang selalu berakhir dengan ditangkapnya sang penjahat yang samasekali tidak terduga,begitu pula yang kali ini.saya sudah berkali-kali membaca novel detektif,namun masih terkejut juga dengan yang ini!Dipungkasan kisah dijelaskan pula berbagai pemikiran Strike yang didukung data-data yang didapatnya dari proses penyelidikan yang sudah ditulis di depan,yang pada akhirnya menuntunnya pada kebenaran.Kebenaran yang kelam dan membahayakan nyawanya.Ohya,satu lagi,Lula Landry biasa dipanggil Cuckoo oleh teman-teman dekatnya,saya rasa dari sanalah judul novel ini lahir. : )
Tapi,bagaimanapun juga,tak ada gading yang tak retak,tak ada karya manusia yang sempurna.Satu-satunya kekurangan dari buku ini hanyalah banyaknya penggunaan beberapa istilah yang cukup sulit dan jarang didengar,namun tanpa disertai glosarium!Bagi orang yang sudah sering membaca dan berpengetahuan luas memang hal itu tidak menjadi masalah,namun tanpa bermaksud merendahkan, saya kira kesulitan akan dirasakan oleh para pembaca yang masih awam.Saya beri contoh saja kata tibia
yang kerap digunakan dalam novel ini.Tibia berarti tulang paha,seorang pelajar SMP atau SMA memang pasti memahaminya dan akrab sekali dengannya,tapi bagaimana dengan pembaca dari kalangan lainnya?Terlepas dari hal ini,novel ini benar-benar bagus deh!Two thumbs up!Very reccomended!!!Sebenarnya saya ingin membahas sedikit tentang ending ceritanya,tapi karena terlalu seru saya jadi sayang untuk membocorkannya,lebih baik kalian baca sendiri saja,deh!I swear,you won’t regret it!
Saya sangat menyukai sebuah puisi yang menutup kisah ini,berikut kutuliskan ulang untuk kalian para pembaca;

Aku tak mampu rehat dari petualangan:
aku mau meneguk tuntas hidup hingga tandas
sampai ampas;seluruh waktu telah kunikmati
sehikmat-hikmatnya,telah melukaiku secuka-cukanya
baik ketika bersama mereka yang kucintai,
atau saat aku sendiri menemani diri;
Di landai pantai,gugus bintang Hydes berjatuhan bagai hujan petir
menyalakan samar hampar lautan:
aku menjelma sebaris nama…

Sudahlah,singkatnya novel ini indah,mewah,dan gelap,dan menawan!I give four stars from five!
*NB:i’m waiting for Silkworm,the second book of The Cuckoo’s Calling!!!!!!!!awwwww!!!